Menwa STAI Al-Anwar Gelar Sertijab dan Talkshow Kepemimpinan

Sarang, Narasi Garda Pena UKK Resimen Mahasiswa (Menwa) STAI Al-Anwar menggelar Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) yang dipadukan dengan Mini Talkshow bertema “Kepemimpinan dan Kemenwaan” pada Senin (17/11) di Gedung Sport Center. Tahun ini, panitia menghadirkan konsep baru. Bukan hanya prosesi seremonial, tetapi juga ruang diskusi yang lebih interaktif.

Ketua Panitia, Pirman Kholiki, menjelaskan bahwa sertijab menjadi momen resmi pergantian tanggung jawab dari pejabat lama kepada pejabat baru.

“Dengan adanya sertijab, saya harap program kerja, amanah, serta arah organisasi tidak terputus. Ada kesinambungan antara kepengurusan lama dan baru. Sertijab juga menjadi momen untuk menghargai kinerja kepengurusan sebelumnya dan menyambut pemimpin baru,” ujarnya.

Pirman mengungkapkan bahwa ide mini talkshow muncul setelah panitia mengevaluasi pola sertijab sebelumnya. Menurutnya, sertijab sebelumnya dinilai terlalu formal dan kurang memberi ruang bagi peserta untuk mendapatkan wawasan baru.

“Panitia melakukan evaluasi terhadap pola kegiatan sertijab yang selama ini hanya berfokus pada prosesi formal. Mini talkshow dipilih karena paling efektif meningkatkan partisipasi dan menciptakan suasana yang dinamis. Keputusan menjadikan mini talkshow sebagai program tambahan yang memperkaya agenda, sekaligus menjadi pembeda dengan sertijab tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Wakil Komandan Batalyon 966 Gelinding Wesi Menwa, Hena Supriyanti, menyambut baik inovasi ini. Ia menilai mini talkshow sebagai terobosan yang memperkaya proses regenerasi.

“Tujuannya supaya sertijab bukan cuma soal pergantian jabatan, tapi juga momen membuka wawasan, memperkuat motivasi, dan menata arah kerja periode baru,” tuturnya

Dalam mini talkshow tersebut, panitia menghadirkan Danramil Sarang (Komandan Koramil) sebagai narasumber utama. Panitia memilih Danramil karena pengalamannya dalam pembinaan masyarakat, mahasiswa, dan pemuda melalui kegiatan teritorial.

“Koramil pada umumnya sering terlibat dalam kegiatan pembinaan organisasi kampus seperti Resimen Mahasiswa, Pramuka, dan kegiatan bela negara. Karena itu, hadirnya Danramil Sarang memberikan perspektif yang profesional sekaligus dekat dengan dunia mahasiswa,” ungkap Pirman.

Baca Juga:  Identitas dalam Tindakan: Simbolisme Pemimpin dan Negosiasi Makna

Sebagai penutup, Abdurrahman Sukardi, selaku Danramil sekaligus pemateri, menegaskan bahwa Menwa STAI Al-Anwar perlu menanamkan prinsip ing ngarso sung tulada, ing madya mangun karso (di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat). Ia juga menekankan identitas Menwa STAI Al-Anwar sebagai santri nasionalis–religius yang siap mengabdi untuk negeri dan almamater.

“Kita ini santri nasionalis-religius. Menwa STAI Al-Anwar hadir untuk mengabdi. Pengabdian untuk negeri, dan untuk kyai,” ujarnya.

Pesan itu menjadi penanda akhir acara sekaligus harapan bagi pengurus baru untuk membawa nilai tersebut dalam pengabdian mereka ke depan.

Reporter: Imelda Fresti Dwiana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *