Pementasan “Laron-Laron” Warnai Festival Bahasa dan Teater 2026

Sarang, Narasi Garda Pena – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Anwar Teater Saroengan berkolaborasi dengan UKM Bahasa menggelar pementasan teater bertajuk “Laron-Laron” sebagai bagian dari rangkaian Festival Bahasa dan Pentas Teater 2026 yang berlangsung pada 11–12 Mei 2026 di Auditorium Gedung Maimoen Zubair (MZ). Festival yang mengusung tema “Language, Technology, and The…

Baca Lagi

Nobar Film Pesta Babi, HMI STAI Al-Anwar Sarang Soroti Isu Keadilan Sosial

Sarang, Narasi Garda Pena– Film dokumenter Pesta Babi diselenggarakan oleh Tim Kajian Politik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AL-Anwar Sarang di Gedung Maimoen Zubair (MZ) pada Selasa (5/5). Mulai pukul 14.00 WIB mahasiswa/i mulai berdatangan untuk mengikuti kegiatan nonton bareng dan diskusi. Forum ini Menghadirkan narasumber, yakni Sukinah, aktivis perempuan dari…

Baca Lagi
Apel Semester Genap Sempat Tertunda, Menwa Putri Ambil Alih Kepemimpinan

Apel Semester Genap Sempat Tertunda, Menwa Putri Ambil Alih Kepemimpinan

Sarang, Narasi Garda Pena — Apel pembukaan perkuliahan semester genap tahun akademik 2026 kembali digelar pada Sabtu (7/2). Kegiatan ini berlangsung di Sport Center Gedung Maimoen Zubair dan diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif serta civitas akademika STAI Al Anwar Sarang. Namun, apel yang semula dijadwalkan pukul 07.00 WIB tersebut mengalami penundaan. Minimnya jumlah peserta apel…

Baca Lagi

Demokrasi Indonesia di Ujung Tanduk: Apatis Pemilih, Politik Uang, dan Jebakan Media Sosial dalam Perspektif Robert Dahl

Di penghujung tahun 2025, Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia masih bergulat dengan dampak Pemilu 2024 yang sarat kontroversi. Isu apatisme pemilih, praktik politik uang, serta penggiringan opini melalui media sosial semakin menguat dalam ruang publik. Dengan jumlah pemilih lebih dari 200 juta orang, fenomena ini tidak hanya mengancam integritas demokrasi nasional, tetapi…

Baca Lagi

Melihat KUHP dan KUHAP Baru: Antara Supremasi Hukum dan Perlindungan Warga Negara

Hukum pidana: Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Indonesia resmi memasuki babak baru yang direvisi. Mulai berlaku pada (02/01/2026) memicu perdebatan tajam, dari keberatan atas pasal yang menjerat kehidupan privat sampai kekhawatiran soal perluasan wewenang aparat penegak hukum. Tulisan singkat ini membaca perubahan itu sekadar lewat satu lensa teoretis…

Baca Lagi

Merajut Damai di Tubuh PBNU: Meneguhkan Musyawarah, dan Keadilan bagi Umat.

Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan sejarah panjang sebagai rumah besar umat. Sejak awal, NU menjunjung prinsip musyawarah, moderasi, dan keadilan sosial. Pada akhir 2025, NU menghadapi konflik internal yang cukup serius di tingkat Pengurus Besar (PBNU). Konflik ini berkaitan dengan perbedaan tafsir prosedur organisasi serta dinamika kepemimpinan antara Rais ‘Aam…

Baca Lagi

Kekerasan Terhadap Perempuan: Pelanggaran Nilai Pancasila dan Tantangan Bangsa

Kegagalan Internaliasi Nilai Pancasila Kekerasan terhadap perempuan di Indonesia tidak sekadar dikategorikan sebagai pelanggaran hukum pidana konvensional. Melainkan juga merepresentasikan kegagalan sistemik dalam menginternalisasi dan mengamalkan nilai-nilai dasar kebangsaan. Yang secara eksplisit tertuang dalam Pancasila sebagai ideologi negara. Fenomena ini menantang fondasi etis bangsa. Di mana prinsip ketuhanan, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan, kerakyatan,…

Baca Lagi

Islam yang disalah pahami

Kata islam berasal darai bahasa Arab “salima” yang artinya selmat , damai dan berserah diri. Sedangkan pengertian islam adalah berserah diri kepada allah dengan mentauhidkan-Nya, tunduk dan patuh kepadan-Nya dengan ketaatan, serta menjauhi kesyirikan dan pelakunya. Islam sebagai agama membawa nilai luhur: akal, ilmu, keadilan, kasih sayang, dakn akhlak. al-Qur’an berulang kali mengajak manusia untuk…

Baca Lagi

Demokrasi Indonesia di Ujung Tanduk: Apatis Pemilih, Politik Uang, dan Jebakan Media Sosial dalam Perspektif Robert Dahl

Di penghujung tahun 2025, Indonesia—sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia—masih bergulat dengan dampak Pemilu 2024 yang sarat kontroversi. Isu apatisme pemilih, praktik politik uang, serta penggiringan opini melalui media sosial semakin menguat dalam ruang publik. Dengan jumlah pemilih lebih dari 200 juta orang, fenomena ini tidak hanya mengancam integritas demokrasi nasional, tetapi juga menantang…

Baca Lagi

Eksistensialisme dalam Pandangan Islam dan Pancasila: Membangun Kesadaran Manusia Beriman dan Berbangsa

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukan hanya sekumpulan prinsip politik, tetapi juga cerminan nilai-nilai moral dan spiritual yang selaras dengan ajaran Islam. Nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan dalam Pancasila, sejatinya menggambarkan ajaran Islam yang menempatkan manusia sebagai makhluk beriman dan bermartabat. Islam mengajarkan keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat, sedangkan Pancasila mengatur harmoni…

Baca Lagi