Prof. Rokhmadi Mendorong STAI Al-Anwar Tingkatkan Kualitas Lulusan dan Siapkan Tranformasi Menuju IAIN
Narasi Garda Pena_ Sekretaris KOPERTAIS X Jawa Tengah sekaligus Guru Besar UIN Walisongo Semarang. Prof. Dr. Rokhmadi M.Ag., mendorong peningkatan kualitas lulusan serta transformasi STAI Al-Anwar Sarang menuju IAIN. Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara khusus bersama reporter Garda Pena. Usai menghadiri kegiatan wisuda ke-9 STAI Al-Anwar Sarang yang diselenggarakan pada sabtu (06/12) di Sport Centre kampus.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Rokhmadi menjelaskan tentang kadar kualitas lulusan perguruan tinggi dianggap baik. Yaitu ditentukan tidak hanya melalui nilai akademis dalam kampus, tetapi juga melalui karya-karya dan penghargaan dari luar kampus.
“Sebagai mahasiswa tidak hanya jago kandang, pintar di dalam tapi di luar kosong.” Tegas Prof. Rokhmadi.
Prof. Rokhmadi juga menambahkan pengembangan kemampuan baca kitab kuning yang menjadi keunggulan STAI Al-Anwar. Juga perpaduan teori kontemporer seperti hukum sosial dan ekonomi dalam karya mahasiswa. Kemudian di unggah di internet, terkhusus skripsi sarjana agar kontribusi ilmiah itu, dikenal di luar kampus.
“Mahasiswa juga perlu hasil karya-karya itu. Terutama artikel diupload di jurnal-jurnal dengan SINTA tidak hanya di kampus sendiri, tapi juga di luar kampus.” Tutur Prof. Rokhmadi.
Selain itu, Prof. Rokhmadi memberikan saran yang dapat digunakan STAI Al-Anwar. Untuk bertransformasi dari STAI menuju IAIN (Institut Agama Islam Negeri).
“Kampus tidak boleh stagnan dalam membuka Prodi. Dia harus mampu membaca kebutuhan stockholder (pemangku kebijakan) masyarakat yang membutuhkan apa saja. Prodi yang mungkin bisa dikembangkan di sini dengan menggandeng Prodi yang tidak ada.” Ujar Prof. Rokhmadi.
Beliau mencontohkan kepada lulusan prodi PGMI untuk membuka PAUD, PBA (Pendidikan bahasa Arab), PBI (Pendidikan Bahasa Inggris). Yang arahnya di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
Selain itu, ia menganjurkan penambahan mata kuliah fikih terkhusus fikih kontemporer. Yang membahas masalah lokal (dekat dengan masyarakat) dalam upaya peningkatan kualitas.
“Mata kuliah ada nuansa kedaerahan atau keilmuan lokal bathsul masail.” Kata Prof. Rokhmadi.
Sebagai penutup, Prof. Rokhmadi menyampaikan harapannya. Agar STAI Al- Anwar yang sudah memiliki 5 Doktor dan 7 calon Doktor. Serta menambah jumlah prodi yang ada untuk alih status dari STAI Al-Anwar menuju IAIN Al-Anwar.
“Jangan stagnan dalam sekolah tinggi berubah menjadi minimal institut agama, menambah Prodi sesuai kebutuhan masyarakat. Semakin banyak tawaran yang berbeda alumni pesantren tidak akan melirik perguruan tinggi lain.” Harap Prof. Rokhmadi.
Reporter: Nafis Irvan, Muhamad Septian, Faris Afif Amanatus Sani, Salman Alfarisy


