Mahasiswa STAI Al-Anwar Sarang Lakukan PKL di Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta

Sarang, 19 November 2025 – Mahasiswa semester 7 Progam Studi (Prodi) Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir (IQT) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Anwar Sarang, Rembang, melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di kompleks Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta pada tanggal 17-18 November 2025. Kegiatan selama dua hari ini bertujuan memperdalam pemahaman tentang sejarah Islamisasi Jawa, tradisi keagamaan di keraton, serta peran 148 mushaf Al-Qur`an manuskrip dalam penyebaran dan pelestarian ajaran Islam di kalangan keluarga kraton, abdi dalem, dan masyarakat sekitar.

Sebanyak lima bus yang masing-masing mengangkut sekitar 35–36 mahasiswa diberangkatkan dari Sarang menuju Surakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan ini. “Alhamdulillah, sejak pemberangkatan saja sudah terasa sebagai momen berharga. Selain menambah wawasan keilmuan sesuai Prodi, PKL ini juga mempererat silaturahmi antarangkatan,” ujar Moh. Hikal, salah satu peserta PKL.

Pada hari pertama, mahasiswa mendapat edukasi langsung dari pihak Abdi Dalem Masjid Agung Keraton Surakarta mengenai sejarah Islam di Kasunanan Surakarta serta hubungan erat antara mushaf Al-Qur`an manuskrip dengan tradisi keagamaan yang masih lestari. Ke-148 mushaf Al-Qur`an yang ditulis tangan tersebut hingga kini dirawat di Perpustakaan Masjid Agung Rekso Pustoko (Rasionalan) Surakarta. Mushaf-mushaf tersebut menjadi bukti tertulis yang otentik sehingga mencegah penyimpangan tradisi dari mulut ke mulut.

Mahasiswa juga melakukan wawancara langsung dengan warga masyarakat di sekitar keraton. Hasilnya, masyarakat meyakini bahwa setiap tradisi keagamaan di lingkungan kraton pasti memiliki landasan tertulis dari para pendahulu dalam bentuk mushaf Al-Qur`an manuskrip, sehingga tetap autentik dan sesuai ajaran Islam.

Hari kedua diisi dengan sesi Ngaji Kawruh bersama Prof. Dr. Islah Gusmian, M.Ag. Direktur pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta dan pengelola taman Pustaka Nusantara. Namun, ada sedikit kendala pada agenda kunjungan ke perpustakaan. “Ruang perpustakaan cukup kecil, kurang lebih 30 × 30 meter, sehingga tidak semua peserta bisa masuk sekaligus. Akhirnya hanya diwakilkan tiga orang per kelompok,” jelas Moh. Hikal.

Baca Juga:  Feeling Beautiful in Hijab yang Tergambar pada H. R. Rasuna Said

Meski demikian, kendala tersebut tidak mengurangi antusiasme peserta. “Banyak sekali ilmu dan pengalaman berharga yang kami bawa pulang. PKL ini menjadi pengingat bahwa mushaf Al-Qur`an manuskrip memiliki peran besar dalam mempertahankan kemurnian ajaran agama di tengah masyarakat Jawa,” tutup Moh. Haikal.

Kegiatan PKL Prodi IQT STAI Al-Anwar Sarang ini diharapkan terus memperkaya khazanah keilmuan mahasiswa sekaligus turut menjaga kelestarian warisan mushaf Al-Qur`an Nusantara di Keraton Surakarta.

Reporter: Rahmadhani Kondang S., Irhamni Robbi, Dani, Agung, Azkal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *