adam hawa

Dusta

Apakah kau lupa di mana kita saling berceritaTentang kisah adam dan hawa yang dipisahkan untuk menebus kesalahan?“Rindu dendam hawa kepada adam sebesar apa ya? ““Tentu saja menggebu”Kau mendekapku dengan erat“Aku tidak mau kita seperti mereka, aku ingin terus bersamamu”Aku tersenyum, mengelus kepala dan membelai rambut mu. Kupikir itu adalah setia ternyata dusta,Terpukul, terjatuh ke lembah…

Baca Lagi
aku

CERITA PNEUMONIA*

Aku tak tahu harus bagaimana Sudah seminggu kamu bersamaku Banyak obat sudah ku jumpai Namun kenapa kamu belum pergi Kedatanganmu hanya membuatku tersiksa Walaupun kamu datang juga dari-Nya Untuk mengingatkan apa artinya sehat Supaya diriku tak lupa dengan nikmat Uhuk, itulah ciri khas suaramu Banyak orang takut padamu Tak kenal umur semua kamu sakiti Apalah…

Baca Lagi
garuda sayap

SAYAP GARUDA

Garuda terbang di tengah samudra Satukan hati tebarkan cinta Detak jantung melebur deru ombak Gelombang pecah di punggung batu karang Sayap muda mengepak naungan Nusantara Semangat pertiwi sekandung setumpah darah Garuda membidik Pelangi di kaki langit Tinggi menjulang kejayaan puncak gunung Menyongsong embun pagi di bukit kejayaan Menyusuri lembah paru-paru dunia Sayap gagah dekap kedamaian…

Baca Lagi
jemput malam

MENJEMPUT MALAM

Perlahan turun dan tenggelam Sepertinya mentari akan padam Apakah hidup kembali suram? Atau segera hadirkan tentram? Ternyata benar Aku telah mendapat kabar Tenangnya senja heningkan ingkar Malam penuh dengan sinar Kuletakkan kening di atas sajadah Tangan perlahanku tadah Tak henti mengharap anugerah Dari engkau, Yang Maha Pemurah Ku jemput malam dengan nama-Mu Ku telusuri kelam…

Baca Lagi
kutilang kepalang

KUTILANG KEPALANG

Dipanasi indra sakti Burung kutilang berlari-lari Entah apa yang dihajar di siang hari Dimulai dari petangnya pagi Sampai terbit fajar lagi       Ratusan anak tangga berlaga       Dilalui beribukali dengan rasa sara       Rasa lelah dilempar sejauh samudra       Melanjutkan jalur lari entah kemana       Hingga bisa berlayar mengudara Wahai raga… Nyatanya, rasa bangkit tanpa…

Baca Lagi
kepala narasi garda pena

HAYYANKU

Apakah kau tahu jika kepalaku berputar Langit yang terik pun rela kupandang Langit yang petang pun rela kujelikan Daun asam yang rimbun berjatuhan             Jejakmu yang selalu beterbangan             Tingkahmu terngiang             Napasmu masih terdengar             Tapi ragamu belum pernah kujumpa Baca Juga: Launching Bunga Rampai Hari Santri Nasional, DEMA STAI Al-Anwar Adakan Nobar Film…

Baca Lagi
Awan Hitam

Awan Gelap Sebagai Petaka

Ibarat Matahari adalah ibu dan bulan adalah anak Mereka saling melengkapi Saling memenuhi satu sama lain Waktu siang matahari muncul Muncul untuk memenuhi tugasnya Untuk bekerja, mulai pagi sampai sore Tiada henti sampai awan gelap datang Sebagaimana manusia yang rela mati-matian Mati-matian mencari nafkah Untuk sang buah kasih, yaitu bulan Tapi bulan cuma bisa tiduran…

Baca Lagi

Malaikat Berdasi

Malaikat-malaikat menjelma di ruang kantor berpakaian rapi riang bercerita manusia-manusia kantor mendengarkan seksama seraya mengambil makanan-makanan penuh romantis menikmatinya senyuman-senyuman menghiasi ruangan di tengah riuh hujan Malaikat-malaikat melapor kepada Tuhan manusia kantor patuh menaati perintah menjaga ruang kantor dengan khidmat ruang kantor diisi keindahan di tengah riuh hujan Malaikat-malaikat kembali mengikuti jamuan bersama merawat kebahagiaan…

Baca Lagi
opor

ROMANSA KUAH OPOR

Oleh: Berlian Ahadiyah Seromantis jari-jari malaikat memantrai malam ini dengan orkestra kidung-kidung mesraSekhidmat itu pula senandung takbir dikumandangkan oleh ribuan hamba-hamba jelataMenggema di telinga merembes menuju rongga dadaSebagai puja-puji kemenangan sekaligus nyanyian perpisahanAllāhu akbar wa lillāhi al ḥamd Esok kita akan sama-sama mengunyah opor ayamyang terbuat dari amalmu selama pagi siang sore malamAkankah renyah karna…

Baca Lagi