aku

CERITA PNEUMONIA*

Aku tak tahu harus bagaimana Sudah seminggu kamu bersamaku Banyak obat sudah ku jumpai Namun kenapa kamu belum pergi Kedatanganmu hanya membuatku tersiksa Walaupun kamu datang juga dari-Nya Untuk mengingatkan apa artinya sehat Supaya diriku tak lupa dengan nikmat Uhuk, itulah ciri khas suaramu Banyak orang takut padamu Tak kenal umur semua kamu sakiti Apalah…

Baca Lagi
garuda sayap

SAYAP GARUDA

Garuda terbang di tengah samudra Satukan hati tebarkan cinta Detak jantung melebur deru ombak Gelombang pecah di punggung batu karang Sayap muda mengepak naungan Nusantara Semangat pertiwi sekandung setumpah darah Garuda membidik Pelangi di kaki langit Tinggi menjulang kejayaan puncak gunung Menyongsong embun pagi di bukit kejayaan Menyusuri lembah paru-paru dunia Sayap gagah dekap kedamaian…

Baca Lagi
jemput malam

MENJEMPUT MALAM

Perlahan turun dan tenggelam Sepertinya mentari akan padam Apakah hidup kembali suram? Atau segera hadirkan tentram? Ternyata benar Aku telah mendapat kabar Tenangnya senja heningkan ingkar Malam penuh dengan sinar Kuletakkan kening di atas sajadah Tangan perlahanku tadah Tak henti mengharap anugerah Dari engkau, Yang Maha Pemurah Ku jemput malam dengan nama-Mu Ku telusuri kelam…

Baca Lagi
kutilang kepalang

KUTILANG KEPALANG

Dipanasi indra sakti Burung kutilang berlari-lari Entah apa yang dihajar di siang hari Dimulai dari petangnya pagi Sampai terbit fajar lagi       Ratusan anak tangga berlaga       Dilalui beribukali dengan rasa sara       Rasa lelah dilempar sejauh samudra       Melanjutkan jalur lari entah kemana       Hingga bisa berlayar mengudara Wahai raga… Nyatanya, rasa bangkit tanpa…

Baca Lagi
kepala narasi garda pena

HAYYANKU

Apakah kau tahu jika kepalaku berputar Langit yang terik pun rela kupandang Langit yang petang pun rela kujelikan Daun asam yang rimbun berjatuhan             Jejakmu yang selalu beterbangan             Tingkahmu terngiang             Napasmu masih terdengar             Tapi ragamu belum pernah kujumpa Baca Juga: Launching Bunga Rampai Hari Santri Nasional, DEMA STAI Al-Anwar Adakan Nobar Film…

Baca Lagi
Awan Hitam

Awan Gelap Sebagai Petaka

Ibarat Matahari adalah ibu dan bulan adalah anak Mereka saling melengkapi Saling memenuhi satu sama lain Waktu siang matahari muncul Muncul untuk memenuhi tugasnya Untuk bekerja, mulai pagi sampai sore Tiada henti sampai awan gelap datang Sebagaimana manusia yang rela mati-matian Mati-matian mencari nafkah Untuk sang buah kasih, yaitu bulan Tapi bulan cuma bisa tiduran…

Baca Lagi

Malaikat Berdasi

Malaikat-malaikat menjelma di ruang kantor berpakaian rapi riang bercerita manusia-manusia kantor mendengarkan seksama seraya mengambil makanan-makanan penuh romantis menikmatinya senyuman-senyuman menghiasi ruangan di tengah riuh hujan Malaikat-malaikat melapor kepada Tuhan manusia kantor patuh menaati perintah menjaga ruang kantor dengan khidmat ruang kantor diisi keindahan di tengah riuh hujan Malaikat-malaikat kembali mengikuti jamuan bersama merawat kebahagiaan…

Baca Lagi

Aku Gambarkan Lusa

Aku gambarkan lusa Dalam wajah ibu yang menangis ditinggal mati anaknya Sebab membuka wajah asli tempat tinggal teman-temannya Mereka tahu, namun tak mau tahu takut diusir ayah-ayah tirinya Dan takut disunat jatah jajannya Sebagian anaknya yang baik dan berbakti Tertidur pulas dininabobokkan ayah beratus-ratus hari Sebagian anaknya yang baik dan bisu tuli Suka memberi dan…

Baca Lagi

Meratapi Hidup dengan Senang Hati

Di bawah langit biru yang terang, Ku meratapi hidup dengan senang hati. Meski duka kadang datang, Namun ku temukan kebahagiaan dalam perjalanan ini.   Tiap langkah, tiap detik, tiap helaan nafas, Merupakan anugerah yang tak ternilai. Meski badai menggoyahkan tiang harap, Ku tatap dengan senyuman, tekad tak goyah.   Hidup adalah perjalanan yang tak pasti,…

Baca Lagi

Senyum itu, Senyum manismu kah?

Telah terbit Bukan dari ufuk apalagi penjuru mata angin Telah merekah Bukan lengkup bibir bunga mawar apalagi melati Telah bersinar Bukan mentari apalagi rembulan   Senyuman manis itu! Telah terbit, merekah, dan bersinar dari bibir manismu. Aaaaa Iiiii Uuuuu Eeeee Ooooo Huruf konsonan pun abjad kujamahi. Ribuan bahasa nan dialektika ku pelajari. Ribuan naskah tafsir…

Baca Lagi